LAPORAN HASIL WAWANCARA
A. Tujuan
1. Menambah
wawasan
2. Melatih
mental dan berbicara
3. Melengkapi
tugas Bahasa Indonesia
B.Pewancara
Kami dari kelas X.1
beranggotakan :
1. Anastasia
Pertiwi Hanggarini (4)
2. Anisa
Hidayati (8)
3. Aulia
Pradita (10)
4. Carolina
Elisa Damayanti (11)
5. Ferdinanda
Dian Koeswardani (17)
6. Galeh
Yandika Putri (19)
C.Pelaksanaan
Ø Senin,
25 Januari 2016 pukul 09.00 WIB di Pos
Satpam SMA N Jumapolo
D.Narasumber
Kami mewawancarai seorang guru SMA N Jumapolo yang bernama Bapak Zaenal Suparwi , Beliau
lahir pada 31 Desember 1960 di Karanganyar, sekarang beliau sudah berusia 55
tahun.
Beliau pernah bersekolah di MI
Muhammadiyah dan lulus pada tahun 1975,kemudian beliau melanjutkan bersekolah
di SMP Muhammadiyah dan lulus pada tahun1979, setelah lulus SMP beliau
melanjutkan sekolahnya di SMA Muhammadiyah
dan lulus pada tahun 1982, setelah beliau menyelesaikan
pendidikannya di bangku Sekolah Dasar
dan Menengah, beliau memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Perguruan
tinggi UNS dan mengambil Jurusan Ilmu
Sejarah.
Beliau mempunyai hobi bertani ,membaca buku
referensi, dan olahraga. Bagi beliau hobinya mempunyai manfaat tersendiri ,
seperti bertani selain menjadi salah satu hobi beliau bertani juga bisa menjadi pekerjaan sampingannya menjadi
guru. Salah satu faktor mengapa beliau menyukai bertani karena beliau mempunyai
keterampilan bercocok tanam yang diperoleh dari orang tuanya yang notabenenya
adalah seorang petani.
v Profesi
Bapak Zaenal Suparwi memulai
profesinya sebagai seorang guru sejarah pada tahun 1987, sebenarnya dulu beliau
ingin menjadi seorang sastrawan tetapi niat itu beliau urungkan karena
menurutnya menjadi guru sejarah lebih bermanfaat seperti membuat orang lebih
dewasa dan bijaksana lewat contoh dan teladan melalui nilai – nilai yang
terkandung dalam ilmu sejarah. Menjalankan profesi sebagai guru sejarah
tidaklah semudah yang ia bayangkan , beliau harus menghadapi para peserta didik
yang sulit diatur dan banyaknya tugas yang terkadang menumpuk,tetapi di sisi
lain menjadi guru sejarah sangat menyenangkan
, selain bisa menyampaikan ilmu yang dimiliki, beliau juga bisa bertemu
dengan para peserta didik dengan berbagai karakter. Bagi beliau pengalaman
menariknya selama mengajar ketika peserta didik itu mengikuti pelajaran sejarah
dengan tenang dan mendapatkan nilai ujian
yang bagus , beliau juga sangat senang saat banyak pertanyaan yang di ajukan peserta didik yang dapat
memicu beliau agar belajar lebih giat lagi.
Bapak Zaenal mengajar di SMA N Jumapolo karena beliau ditugaskan untuk mengajar di
sekolah ini , walaupun sebenarnya beliau ingin mengajar di sekolah yang lebih
dekat dengan rumahnya.Beliau juga mengakui bahwa bekerja di SMA N Jumapolo ada banyak kendala seperti sarana
prasarana yang belum terpenuhi karena sekolah yang ideal seharusnya mempunyai
lab. Sejarah dan juga lab untuk mata pelajaran yg lain.
Ketika beliau tidak sedang mengajar beliau
lebih senang menghabiskan waktu untuk membaca dan sharing dengan teman teman satu profesi.
Ø Harapan
dan Prinsip hidup
Harapan beliau ketika sudah pensiun , tetap
bisa mengajar sejarah secara non formal / tidak di sekolah, dan bercocok tanam
seperti orangtuanya dulu.
Dalam hidupnya beliau memiliki prinsip yang
selalu beliau tanamkan dalam kehidupannya yaitu ‘’ Agama tanpa pengetahuan
itu sia sia, dan pengetahuan tanpa agama itu buta, pada intinya agama dan pengetahuan
saling berkaitan’’
Sangat membantu dan bermanfaat :)
BalasHapus